Launching Ruang SIMU-Court dan Metaverse, Komitmen FH UMM Hadirkan Pembelajaran Digital

Malang (13/10) – Laboratorium Hukum FH UMM berkomitmen menghadirkan inovasi pembelajaran hukum yang praktis dan relevan. Peresmian Ruang Simulasi Digital Praktikum Hukum sebagai wadah praktikum bebrbasis digital dengan inovasi SimuCourt dan Legal Metavers. Kehadiran ruang ini adalah ikhtiar kita untuk menghadirkan pembelajaran hukum yang lebih modern, interaktif, dan relevan dengan perkembangan teknologi. “Harapan kami, ruang ini menjadi sarana mahasiswa untuk mengasah keterampilan praktik hukum, memperkuat soft skill, serta menumbuhkan kebanggaan kita sebagai civitas akademika FH UMM yang siap menyongsong era digital.” Ungkap Isdian Anggraeny, SH., M.Kn., KaLab FH UMM Pembelajaran berbasis digital menjadi jawaban akan keterbatasan ruang sekaligus mempermudah proses pembelajaran. Digitalisasi juga memungkinkan model pembelajaran yang atraktif dan menyenangkan. (saf/hum)

Lagi, Mahasiswa FH Juarai Lomba Debat Hukum Tingkat Nasional

Malang (13/10) – Mahasiswa FH UMM kembali menjuarai lomba debat hukum tingkat nasional. Mereka adalah tim yang beranggotakan; 1. Reskhy Mulydar, 2. Nur Ayu Syaindra, dan 3. Ahmad Munawwir Al Ihsani. Ketiganya merupakan mahasiswa FH UMM angkatan 2024. “Alhamdulillah juara. Kali ini di Universitas PGRI Semarang.” Ungkap Said Noor Prasetyo, MH., Wakil Dekan 3 FH UMM Ketiganya berhasil memboyong piala Juara 1 Lomba Debat Hukum yang diselenggarakan HIMA Hukum Universitas PGRI Semarang, pada 8-11 Oktober 2025 kemarin. Atas prestasi ini, pihak Fakultas berharap agar bisa terus ditingkatkan sebagai ajang akulturasi dan implementasi keilmuan (saf/hum)

Masuki Masa Purna Tugas, Herwastoeti Tinggalkan Banyak Prestasi

Malang (27/9) – Dr. Herwastoeti, SH., M.Si telah memasuki masa purna tugas. Selama 37 tahun mengabdi dan berbagi untuk UMM, Herwastoeti meninggalkan banyak kenangan dan juga prestasi. “Alhamdulillah, tak terasa 37 tahun sudah saya mengabdi di UMM dan FH ini. Saya senang, karena begitu masuk FH ini seperti keluarga sendiri. Orangnya baik-baik, saling melengkapi.” Ungkap Dr. Herwastoeti Dalam acara khidmat yang digelar di Legacy Resto UMM Rayz Hotel tersebut, Herwastoeti bercerita tentang kisahnya menjadi dosen di FH UMM. “Banyak prestasi yang ditorehkan oleh Bu Her, yang terbaru adalah mempertahankan akreditasi Unggul prodi Magister Ilmu Hukum UMM, nah beliau ini Kaprodinya.” Pungkas Prof. Tongat, dekan FH UMM Agenda pelepasan purna tugas ini juga sekaigus pisah kenang, berbagi motivasi dan transfer ilmu antar generasi dosen di FH UMM. (saf/hum)

Kuliah Perdana Maba, Wawali Kota Malang Pesan Cara Sukses Jadi Ahli Hukum

Malang (17/9) – Kuliah perdana bagi Mahasiswa Baru (Maba) FH UMM berlangsung dengan meriah. Narasumber, yakni Wakil Walikota Malang, Ali Muthohirin, S.Sy, memberikan tips sukses menjadi ahli hukum. Bertempat di Aula Timur GKB IV Lt. 9, Maba FH UMM angkatan 2025 nampak antusias menyimak pemaparan dari narasumber. Acara dimulai dengan games seru dari Sekprodi FH UMM, Nur Putri Hidayah, A.Md., SH., MH. Tak hanya games, para pemenang juga berhak mendapat souvenir menarik selepas games usai. Menjelang Pukul 13.00 WIB, maba sudah bersiap menyambut narasumber. Wawali, hadir bersama rombongan beberapa saat kemudian. Sambutan hangat dari segenap pimpinan FH UMM, menandai dimulai acara kuliah perdana. Dekan FH UMM, Prof. Dr. Tongat, SH., M.Hum, memberikan sambutan singkat dan kemudian menyerahkan acara kepada moderator. Dalam agenda kali ini, didapuk sebagai moderator, Dwi Ratna Indri Hapsari, SH., MH. “Kunci sukses jadi ahli hukum itu simpel, yakni tekun belajar. Kita harus belajar dari pencapaian dan kesalahan.” Ungkap Ali Lebih lanjut, Ali menambahkan bahwa dalam menjalankan aksi untuk merealisasikan visi, harus digantungkan sepenuhnya kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. (saf/hum)

Baru Setahun Jadi Mahasiswa, Namun Prestasinya Sudah Luar Biasa

Malang (17/9) – Baru setaun Reskhy Mulydar menjadi mahasiswa di FH UMM, tepatnya angkatan 2024. Namun, soal prestasi, jangan dipandang sebelah mata. Bulan lalu, ia dan tim didapuk sebagai Juara 2 LKTI Nasional di Unhas, Makassar. 2 bulan sebelumnya, Juni 2025, ia juga berhasil meraih juara di Unpam. “Alhamdulillah, ini juara 2, selisihnya 5 poin saja dengan juara 1. Semoga bisa menjadi pelecut untuk terus berprestasi.” Ungkap Reskhy Mulydar Dalam lomba di Unhas tersebut, Reskhy bersama dua temannya, Abel Paramitha dan Galen Natafana Hasbullah, masuk ke babak final bersama 4 tim lainnya. Rinciannya, 2 dari Unhas, 1 dari UM Palopo dan 1 lagi dari UIN Alauddin Makassar. Walau masih newcomers, Reskhy dan tim tidak patah arang. Membahas isu soal verifikasi konten di media, Reskhy dan kolega nampak lepas dan tenang dalam menyampaikan gagasan. Alhasil, selisih antara juara 1 dan 2 hanya terpaut 5 poin saja. “Saya senang berada di lingkungan akademik FH UMM. Budaya diskusi dan membaca memperkuat pondasi pengetahuan saya. Tak hanya LKTI, saya juga menekuni lomba debat hukum. Bersama LSO KRD FH UMM, bakat saya terwadahi.” Pungkasnya (saf/hum)

Tak Hanya Unggul, FH UMM Juga Raih Akreditasi Internasional FIBAA

Malang (6/9) – Setelah berhasil mempertahankan akreditasi Unggul dari BAN-PT, FH UMM kembali meneguhkan komitmen kualitasnya dengan perolehan akreditasi FIBAA. Tak main-main, prodi Sarjana Ilmu Hukum atau Bachelor of Law FH UMM mendapatkan akreditasi paripurna, yaitu fully accredited. “Alhamdulillah, atas dukungan dari seluruh sivitas akademik FH UMM, akreditasi FIBAA bisa kita raih. Jenis akreditasinya fully accredited selama lima tahun (2025-2030). Ini merupakan jaminan kualitas atau quality seal kalo dari bahasanya FIBAA. Semoga menjadi pelecut untuk terus berprestasi dan menghadirkan pelayanan yang terbaik untuk bangsa dan negara.” Ungkap Prof. Tongat, Dekan FH UMM Lebih lanjut, Cholidah, MH, Kaprodi FH UMM menambahkan, capaian ini merupakan bentuk komitmen dan konsistensi kualitas FH UMM. “Kami bekerja secara simultan, untuk memenuhi kriteria yang diminta FIBAA. Lebih mendebarkan lagi, akreditasinya secara luring, jadi tim FIBAA datang dari Jerman ke FH UMM, melihat langsung KBM, sarana prasarana, bertemu dengan mahasiswa, alumni bahkan tendik juga di wawancarai.” Ujar Cholidah Tak hanya visitasi lapang, FIBAA juga berulang kali melakukan kroscek dokumen secara daring. “Ya minta ini itu. Perbedaan jam antara di Indoensia dengan di Jerman kadang membuat kami harus bekerja lembur di malam hari. Tapi tak masalah, Alhamdulillah semuanya bisa dipenuhi.” Pungkas Cholidah. (saf/hum)

Prodi Sarjana Hukum FH UMM Kembali Terakreditasi Unggul

Malang (25/8) – Umume akreditasi prodi berkualitas, yo mesti unggul rek. Begitu guneman yang berlaku secara umum di kalangan Perguruan Tinggi. Hal ini dibuktikan pula dengan raihan FH UMM dalam kancah akreditasi. Prodi Sarjana Hukum FH UMM kembali meraih akreditasi Unggul. Akreditasi unggul ini akan berlaku hingga tahun 2030. “Alhamdulillah ini kerja keras kita bersama. Kerja keras seluruh civitas akademik FH UMM, baik itu dosen, tendik juga mahasiswa.” Ungkap Prof. Dr. Tongat, SH., M.Hum, Dekan FH UMM Capaian ini sekaligus mengulangi keberhasilan FH UMM dalam akreditasi di tahun tahun sebelumnya. FH UMM berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas, baik di kancah nasional maupun internasional. Beberapa dosen dan mahasiswa FH UMM telah banyak berkiprah di ranah internasional, baik untuk kebutuhan akademik maupun non-akademik. (saf/hum)

Yudisium Periode 3 Tahun 2025, FH UMM Lepas 167 Lulusan

Malang (9/8) – Fakultas Hukum UMM melepas sebanyak 167 lulusan dalam agenda Yudisium ke 3 tahun 2025 ini. Bertempat di Aula GKB IV Lt 9 UMM, para lulusan dilepas langsung oleh jajaran Dekanat dan segenap dosen FH UMM. “Saya yakin dengan bekal keilmuan teoritis dan praktis, saudara akan sukses di kehidupan pasca kampus. Namun kesuksesan itu jangan menjadikan saudara jumawa, tetaplah rendah hati.” Ungkap Prof. Tongat, Dekan FH UMM dalam sambutannya. Lebih lanjut, Tongat berpesan kepada para lulusan untuk senantiasa belajar, tidak hanya melalui pendidikan formal namun juga belajar dari kampus kehidupan. (saf/hum)

Pembekalan Periode 3 Tahun 2025 Hadirkan Alumni yang Berkarir di Perhutani

Malang (8/8) – Dinginnya Kota Malang tak menjadi penghalang langkah kaki Hilmi. Dari Malang Selatan, Hilmi memacu mobil dinasnya menuju Aula Lt. 9 GKB IV UMM untuk berbagi inspirasi bagi calon wisudawan/ti FH UMM. Di hadapan 167 calon wisudawan/ti FH UMM, Muhammad Hilmi Rizqullah R., SH., berbagi kisah suka duka selama setahun menjadi pegawai Perhutani. Hilmi, begitu ia biasa disapa, merupakan alumni FH UMM angkatan tahun 2018. “Alhamdulillah kurang lebih saya setahun di Perhutani. Saat ini saya dapat promosi di jabatan Kepala Sub-Seksi. Lokasi kerja saya di Malang Raya, sebelumnya di Surabaya.” Ungkap Hilmi memulai cerita Hilmi mengisahkan, selepas kuliah ia mendaftar sebagai laboran atau biasa disebut sebagai instruktur di Lab Hukum FH UMM. Hilmi baru merampungkan masa kerjanya di Juni 2023 untuk mencari peluang kerja di BUMN. “Awalnya memang tidak ada niatan memilih BUMN mana. Ya hanya coba-coba. Tapi melihat peluang yang ada, dan keterisian kuota pendaftar, saya memantapkan diri untuk mendaftar di Perhutani.” Ujar Hilmi Bekal utama berupa skill beracara selama menimba ilmu di FH UMM, menjadi modal berharga bagi Hilmi. Ia bercerita, bahwa selama menjalani proses tes, sudah ribuan pelamar gugur salah satunya karena tidak paham proses beracara. “Perhutani ini kan mengelola hutan ya, jadi beracara-nya harus kuat, karena harus paham menyelesaikan snegketa, misal ada tanah yang diserobot, pembalakan liar dan sebagainya. Alhamdulillah saya dapat dari praktikum beracara di FH UMM, malah saya dapatnya 2x, sebagai mahasiswa dan instruktur praktikum. Jadi mengakar sekali pemahamannya.” Pungkas hIlmi Di akhir sesi, Hilmi berpesan kepada para calon wisudawan/ti agar sabar dan konsisten dalam meniti karir. Tidak ada sukses yang instan, semua butuh perjuangan. Ilmu dari FH UMM menjadi bekal utama untuk mengarungi dunia pasca kampus. (saf/hum)

Lokakarya Kurikulum 2025, FH UMM Perkuat Matkul Terapan

Malang (7/8) – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang menggelar lokakarya kurikulum hari ini, bertempat di ruang 808 GKB IV UMM. Agenda lokakrya kurikulum kali ini untuk menyesuiakan mata kuliah bagi angkatan 2025 dan setersunya guna merespon perkembangan zaman. “Lokakarya kurikulum kali ini berfokus untuk merespon tawaran dari Universitas terkait adanya beberapa mata kuliah (matkul) baru, seperti kewirausahaan dan digital forensik. Kami bermusyawarah untuk menentukan sikap, sebab matkul yang disajikan tentu harus sesuai dengan kebutuhan dan profil lulusan yang sudah kami rancang sebelumnya.” Ujar Prof. Tongat, Dekan FH UMM. Agenda lokakarya kurikulum tersebut berlangsung selama sehari, dimana selain membahas matkul yang sesuai dengan kebutuhan, juga mendiskusikan mengenai RPS-nya “RPS ini kan bagian tidka terpisah dari sebuah matkul. Jadi kita diskusikan sekalian disini.” Pungkas Dwi Ratna Indri Hapsari, MH, Sekprodi FH UMM, di akhir sesi lokakarya. (saf/hum)