Malang (16/3) – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (FH UMM) kembali menyelenggarakan kegiatan Kajian Ramadan Ahad Pagi yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap Ahad pagi selama bulan Ramadan, dimulai pukul 05.15 WIB hingga selesai, pada hari ahad kemarin (15/3), dengan tujuan memperkuat pemahaman keislaman sekaligus mempererat silaturahmi civitas akademika.

Pada kajian kali ini, hadir sebagai narasumber I’anatut Thoifah, M.Pd.I, yang menyampaikan materi bertema “Peran Istri di Bulan Ramadan.” Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa bulan Ramadan bukan hanya momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah secara personal, tetapi juga kesempatan bagi setiap anggota keluarga untuk memperkuat peran dan kontribusinya dalam membangun keluarga yang sakinah.

I’anatut Thoifah menekankan bahwa seorang istri memiliki peran penting dalam menciptakan suasana Ramadan yang penuh keberkahan di dalam keluarga. Menurutnya, istri tidak hanya berperan dalam mengelola kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menjadi penggerak dalam membangun atmosfer spiritual di rumah, seperti mengajak anggota keluarga untuk memperbanyak ibadah, menjaga keharmonisan, serta menanamkan nilai-nilai kesabaran dan keikhlasan selama menjalankan ibadah puasa.

Ia juga menambahkan bahwa Ramadan dapat menjadi momentum bagi para istri untuk meningkatkan kualitas diri, baik dalam aspek spiritual maupun sosial. Dengan menjalankan peran secara seimbang antara tanggung jawab keluarga dan peningkatan ibadah, seorang istri dapat menjadi teladan yang baik bagi anggota keluarga lainnya.

Kegiatan kajian ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta masyarakat umum yang bergabung melalui Zoom. Meskipun dilaksanakan secara daring pada waktu yang sangat pagi, antusiasme peserta tetap tinggi. Hal ini menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk memperdalam pemahaman keislaman selama bulan suci Ramadan.

Melalui kegiatan Kajian Ramadan Ahad Pagi ini, FH UMM berharap dapat terus menghadirkan ruang pembelajaran dan refleksi spiritual bagi seluruh civitas akademika. Selain menjadi sarana menambah ilmu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun di masyarakat. (saf/hum/chatgpt)