Malang (16/10) – Walisongo Law Review dari Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang melakukan benchmarking ke Legality: Jurnal Ilmiah Hukum FH UMM hari ini. Delegasi WALREV dipimpin langsung oleh Editor in Chief, Dr. Novita Dewi Masyithoh, S.H., M.H. yang juga sekaligus Kaprodi Hukum, Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Walisongo Semarang
Dalam kesempatan benchmarking tersebut, Editor in Chief Legality: Jurnal Ilmiah Hukum, Dr. Sholahuddin Al-Fatih, SH., MH., juga hadir bersama Managing Editor, Nur Putri Hidayah, A.Md., SH., MH, dan berbagi kisah behind the scene perjuangan LJIH mendapatkan rekognisi global
“Orang taunya begitu Legality accepted gitu saja. Lalu berikutny dapat Q1 dan SJR tinggi. Padahal dibalik itu kami bekerja keras, mulai dari hutang artikel 2 tahun atau sekitar 40 artikel, lalu meraih akreditasi awal Sinta 4, lalu re-akreditasi jadi Sinta 2 dan Alhamdulillah Scopus indexed di tahun 2023.” Ungkap Fatih, EiC Legality
Fatih melanjutkan, sebagai PTS, banyak sekali keterbatasan, yang mungkin tidak ditemui di PTKIN ataupun PTN. Namun di tengah keterbatasan itu, kegigihan dan passion dalam mengelola jurnal menjadi faktor pembeda
“Insya Allah kami berencana submit ke Scopus tahun ini. Maka kami lakukan benchmarking ke FH UMM dan Legality ini. Esok kami ke FH UB, kabarnya Brawijaya Law Journal juga baru terindeks Scopus. Kami ingin belajar bagaimana seluk beluk dan kisah perjuangannya sampai terindeks Scopus.” Ungkap Novita, EiC WALREV. (saf/hum)