Dari Ruang Kelas ke Panggung Nasional: Kisah Dua Mahasiswi FH UMM Meraih Bronze Medal di Bali

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (FH UMM) di tingkat nasional. Dua mahasiswi FH UMM, Nur Ika Rizqi (angkatan 2025) dan Reskhy Mulydar (angkatan 2024), berhasil meraih Bronze Medal dalam ajang Dewata Essay Competition (DEC) 3 Tahun 2026 yang diselenggarakan di Bali pada 2–3 Mei 2026. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Hukum UMM tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu hukum, tetapi juga mampu menunjukkan kapasitas akademiknya melalui karya tulis ilmiah yang kompetitif di tingkat nasional. Kompetisi yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, inovasi, dan solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Keberhasilan meraih Bronze Medal tidak diperoleh secara instan. Di balik pencapaian tersebut terdapat proses panjang berupa riset, penyusunan karya ilmiah, pendalaman literatur, serta latihan presentasi yang dilakukan secara intensif. Dalam kompetisi esai, peserta dituntut tidak hanya mampu menulis secara sistematis dan argumentatif, tetapi juga harus mampu mempertahankan gagasan yang ditawarkan di hadapan dewan juri melalui sesi presentasi dan tanya jawab. Prestasi ini semakin memperkuat tradisi akademik Fakultas Hukum UMM yang selama ini konsisten mendorong mahasiswanya untuk aktif berkompetisi dalam berbagai ajang ilmiah. Melalui berbagai program pengembangan kompetensi, pendampingan dosen, laboratorium hukum, serta program unggulan fakultas, mahasiswa diberikan ruang yang luas untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan solutif sebagai bekal menghadapi tantangan global. Bagi Fakultas Hukum UMM, prestasi mahasiswa bukan sekadar raihan penghargaan, tetapi juga refleksi dari keberhasilan proses pendidikan dalam melahirkan generasi intelektual yang berintegritas, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Di tengah dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemampuan menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas menjadi salah satu indikator penting dalam membangun budaya akademik yang unggul. Dalam kesempatan tersebut, Nur Ika Rizqi dan Reskhy Mulydar menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang berhasil diraih. Menurut keduanya, pengalaman mengikuti kompetisi nasional memberikan pelajaran yang jauh lebih berharga dibanding sekadar hasil akhir perlombaan. “Alhamdulillah dalam perlombaan kali ini, meski kami tidak dapat membawa Juara Umum di tiap bidang, namun kami sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk presentasi secara langsung di hadapan dewan juri dan bertemu dengan teman-teman dari universitas yang beragam. Pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran, wawasan, serta motivasi bagi kami untuk terus berkembang. Kami berharap ke depannya akan dapat mengukir prestasi yang lebih banyak dan lebih membanggakan lainnya,” ujar Nur Ika Rizqi dan Reskhy Mulydar. Mereka menambahkan bahwa kompetisi ilmiah seperti Dewata Essay Competition tidak hanya menjadi arena perlombaan, tetapi juga sarana membangun jejaring akademik dengan mahasiswa dari berbagai daerah dan perguruan tinggi. Interaksi tersebut membuka ruang kolaborasi, pertukaran gagasan, serta memperluas perspektif dalam melihat berbagai persoalan yang dihadapi bangsa. Prestasi yang diraih kedua mahasiswi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berani mengambil kesempatan dalam berbagai kompetisi akademik. Semangat untuk belajar, berproses, dan berkompetisi secara sehat menjadi modal penting dalam membangun kapasitas diri sekaligus mengharumkan nama institusi. Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen pada nilai-nilai Islam Berkemajuan, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Raihan Bronze Medal pada Dewata Essay Competition 3 Tahun 2026 menjadi bukti bahwa mahasiswa FH UMM mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di tingkat nasional. Prestasi hari ini adalah inspirasi untuk masa depan. Keberhasilan Nur Ika Rizqi dan Reskhy Mulydar menjadi cerminan bahwa kerja keras, ketekunan, dan keberanian untuk terus mencoba akan selalu membuka jalan menuju pencapaian yang lebih tinggi. Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang mengucapkan selamat dan sukses atas raihan Bronze Medal Dewata Essay Competition 3 Tahun 2026. Semoga prestasi ini menjadi awal dari lahirnya prestasi-prestasi besar lainnya yang semakin mengharumkan nama FH UMM di tingkat nasional maupun internasional. (TS)